MADRID, KOMPAS.com - Kiper Real Madrid, Iker Casillas, mengatakan, sepak bola memiliki siklusnya sendiri. Akademi Barcelona yang kini sedang produktif, dulu juga pernah kesulitan melahirkan bintang.
Casillas mengatakan hal itu menanggapi wacana yang membandingkan produk akademi Barcelona, La Masia, dengan akademi Real Madrid. Barcelona kini lebih banyak mengandalkan pemain didikan La Masia daripada membeli pemain dari klub lain. Sebaliknya, Madrid lebih banyak mengandalkan pemain luar negeri yang dijual dengan harga-harga mahal.
"Memang, saat ini Barcelona bisa memainkan 11 pemain asli didikan mereka sendiri. Tapi, aku ingat betul pada 11 atau 12 tahun lalu mereka bermain dengan 11 pemain asing," kata kapten Madrid tersebut saat diwawancara surat kabar La Sexta.
"Hal-hal seperti ini terjadi dalam siklus dan mereka tak bisa terus membesar-besarkan telah memainkan 11 pemain didikan akademinya. Beberapa tahun lalu mereka juga nyaris diperkuat pemaina sing semua, ketika (Carles) Puyol dan Xavi (Hernandez) baru memulai kariernya," lanjut Casillas.
Tentang timnya yang banyak mengandalkan pemain asing, Casillas menjawab, "Di Madrid tentu saja aku ingin melihat pemain didikan klub lebih banyak. Tapi, Madrid adalah klub penting yang harus diperkuat pemain-pemain terbaik di dunia. Terkadang, pemain-pemain terbaik datang dari luar negeri."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang