JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih fluktuatif, dengan kecenderungan menguat terbatas pada perdagangan Kamis (13/12/2012) ini. Rentang indeks ada di level 4.320-4.350.
IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin, melanjutkan penguatan yang terjadi sehari sebelumnya.
Menurut riset Mega Capital Indonesia, penguatan ini tampak sekaligus menutup celah yang sempat terbentuk. Indeks dimungkinkan untuk dapat kembali bergerak menguat, menuju resistance level terdekat di 4.350.
RSI mendukung adanya peluang penguatan ini, dengan bergerak keluar dari wilayah jenuh jual (oversold). Namun, stochastic yang baru saja memasuki wilayah jenuh beli (overbougth) berpotensi menghambat laju kenaikan harga.
Wallstreet ditutup datar setelah pidato Ben Bernanke. Bank sentral AS mengumumkan program baru pembelian obligasi, dengan pembelian bulanan sebesar 45 miliar dollar AS untuk menggantikan Operation Twist, program yang akan berakhir akhir tahun ini.
The Fed juga masih memiliki program pembelian mortgage backed securities (MBS) senilai 40 miliar dollar AS per bulan, yang dimulai September lalu. The Fed juga menyatakan bahwa suku bunga mendekati nol akan tetap dipertahankan, selama angka pengangguran berada di atas level 6,5 persen.
Saat ini angka pengangguran berada di level 7,7 persen. Inflasi dalam satu hingga dua tahun mendatang diperkirakan tidak akan melampaui 2,5 persen.
Ben Bernanke menyatakan bahwa kebijakan moneter bank sentral tidak akan cukup untuk memperbaiki dampak dari jurang fiskal.
Negosiasi untuk menghindari jurang fiskal itu masih berlangsung di Washington, tetapi John Boehner berkomentar bahwa terdapat perbedaan pendapat dengan Presiden Barack Obama.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang