Amerika selatan

Kanker Presiden Chavez Sulit Disembuhkan

Kompas.com - 13/12/2012, 14:44 WIB

CARACAS, KOMPAS.com - Presiden Venezuela, Hugo Chavez saat ini menghadapi penyakit kanker yang penyembuhannya sulit dan rumit.

Hal ini disampaikan oleh wakil presiden Venezuela, Nicolas Maduro yang selama ini dinilai sebagai calon pengganti Chavez.

Menurut Maduro hasil operasi Chavez yang terakhir di Kuba menunjukan hasil yang "rumit, sulit dan rentan."

Dia juga mendesak warga Venezuela untuk mendoakan pemimpin berusia 58 tahun itu dan mampu menghadapi hari-hari sulit ke depan dengan tenang.

Menteri Informasi Ernesto Villegas mengatakan Chavez saat ini berada dalam kondisi yang stabil setelah operasi keeempat yang dijalaninya.

Maduro menyampaikan kondisi Chavez ini didampingi oleh Presiden Majelis Nasional, Diosdado Cabello dan Menteri Perminyakan Rafael Ramirez yang juga mendampingi Chavezdalam menjalani pengobatan di Kuba. 

Kembali Pulang

Selama berada di Kuba, Chavez didampingi oleh sejumlah orang terdekatnya di pemerintahan dan anak serta cucunya.

"Kondisinya sangat rumit, sulit dan operasi ini sangat peka yang artinya bahwa pasca operasi proses penyembuhan juga akan rumit dan sulit," kata Maduro.

Sebelumnya Maduro berbicara, stasiun televisi milik pemerintah yang menyiarkan pernyataannya menayangkan juga gambar warga Venezuela yang mendoakan presiden mereka.

Chavez saat ini masih berada di Kuba dan belum ada kabar pasti kapan dia akan kembali ke negaranya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Presiden Ekuador, Rafael Correa yang ikut terbang ke Kuba dengan Chavez.

"Dia memberikan kita semua kekuatannya"

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau