Bilateral

Perkara Fulus, Iran dan Irak Kian Akur

Kompas.com - 13/12/2012, 15:14 WIB

KOMPAS.com - Meski menyisakan perseteruan politik, hubungan Iran dan Irak makin moncer di sektor perdagangan. Paling tidak, catatan Duta Besar Irak untuk Iran Hassan Danaeefar di Tehran menunjukkan hal itu.

Catatan yang termaktub dalam reportase Tehran Times pada Kamis (13/12/2012) menunjukkan ekspor Iran ke Irak bakal menyentuh angka 12 miliar dollar AS pada penutupan perdagangan sesuai kalender Iran yakni 20 Maret 2013.

Tahun silam, imbuh Danaeefar, ekspor Iran ke Iran sukses menembus angka 11 miliar dollar AS. "Pencapaian pada 2013 akan membuat Iran membukukan 1 miliar dollar AS lebih ketimbang pada setahun lalu," tuturnya.

Pada Minggu (2/12/2012), Iran meneken kerja sama pembangunan pembangkit listrik dengan Irak. Rencananya, pembangkit di wilayah Irak itu bakal menyuplai 163 megawatt energi listrik. "Pembiayaannya mencapai 75 juta euro. Tapi, dana tahap awal 25 juta euro bakal segera turun," kata Danaeefar.

Sebelumnya, pada Agustus 2012, Ketua Komite Kerja Sama Pembangunan Ekonomi Iran dan Irak Ali Saeedlou mengatakan transaksi perdagangan kedua negara bisa mencapai 25 miliar dollar AS dalam dua tahun ke depan. Kerja sama Irak dengan, kata Saeedlou, berfokus pada produksi minyak dan gas. "Banyak perusahaan Iran membangun infrastruktur jalan di Irak," demikian Ali Saeedlou.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau