BONE, KOMPAS.com - Seorang pria mabuk ditemukan terkapar dengan kondisi bersimbah darah akibat luka serius pada bagian kepala serta tangan, di sebuah pos ronda di Kelurahan Pallengorang, Kecamatan Taneteriattang, Kecamatan Tanetriattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (13/12/2012) sekira pukul 19.35 WITA.
Korban yang diketahui bernama Ahmade (41), warga Jalan Husein Jeddawi, Keluarahan Macege ini pertama kami ditemukan oleh Irwansyah, salah seorang petugas jaga di perguruan tinggi negeri di Kabupaten Bone. Selain itu, motor Yamaha Mio Soul bernomor polisi DD 6341 WQ juga ditemukan terperosok di pinggir jalan.
"Saya kebetulan lewat dan liat dia penuh darah jadi saya telepon polisin karena banyak sekali darahnya," ujar Irwansyah.
Kuat dugaan, korban mengalami kecelakaan lalulintas akibat pengaruh minuman keras. Aparat kepolisian dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polisi Resor (Polres) Bone yang dipimpin Aiptu Sunu Salwito yang tiba di Tempat Kejadian Perkaran (TKP) langsung mengamankan korban.
Namun, niat baik aparat polisi ternyata ditangapi lain oleh korban. Dia melawan dan malah menolak untuk dibawa ke rumah sakit. "Kenapa saya mau dibawa ke rumah sakit saya ini normal dan tidak apa-apa," bentak Ahmade.
Setelah melalui proses lama, lelaki itu akhirnya berhasil dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru. Meski demikian, dia tetap membuat ulah dengan mengamuk hingga membuat sejumlah petugas medis panik di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Aksi ini berakhir setelah korban pingsan tak sadarkan diri.
"Dugaan sementara, korban terjatuh dari motornya karena mabuk berat tapi kami tetap akan lakukan penyelidian," tegas Aiptu Sunu Salwito, Kepala Unit SPKT Polres Bone.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang