Venezuela

Pemulihan Chavez Sulit walau Kondisinya Stabil

Kompas.com - 14/12/2012, 02:56 WIB

Caracas, Kamis - Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro memperingatkan rakyat negeri itu, Rabu (12/12), bahwa Presiden Hugo Chavez menghadapi masa pemulihan yang sulit dari operasi kankernya di Kuba.

Menteri Informasi Erneste Villegas mengatakan, Rabu malam, Chavez berada dalam kondisi stabil ditemani kerabat dekatnya di Havana. Villegas yang membacakan sebuah pernyataan mengatakan, pemerintah mengajak rakyat untuk menemani Presiden Chavez dalam ujian baru ini dengan doa-doa mereka.

Pemerintah Kuba mengharapkan Chavez bisa segera pulih dan kembali ke Caracas untuk pelantikannya pada 10 Januari sebelum menjalani enam tahun masa jabatan yang baru. Namun, dalam pesan tertulisnya di situs pemerintah, Villegas mengingatkan, seandainya Chavez tidak bisa pulang pada waktunya, ”rakyat kita harus siap untuk memakluminya”.

Villegas mengatakan, menyembunyikan berita mengenai ”sulitnya saat sekarang dan hari- hari mendatang adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab”. Dia meminta rakyat Venezuela melihat kondisi Chavez seperti ”ketika ayah kita sakit, dalam sebuah keadaan sulit setelah empat operasi dalam satu setengah tahun”.

Untuk mempersiapkan publik akan kemungkinan berita buruk lagi, Maduro mengakui bahwa Chavez menghadapi sebuah proses ”yang rumit dan sulit” setelah operasi terakhirnya itu.

Pemerintah Caracas berupaya memperlihatkan persatuan mereka di tengah kekhawatiran mengenai kesehatan Chavez dan masa depan Venezuela. Para tokoh kunci dari partai Chavez dan militer tampil bersama di televisi mendampingi Maduro yang menyampaikan perkembangan kondisi Chavez.

”Kami lebih bersatu,” kata Maduro, yang didampingi Ketua Majelis Nasional Diosdado Cabello dan Menteri Perminyakan Rafael Ramirez, keduanya anggota kunci dari lingkar dalam Chavez. ”Kami bersatu dalam kesetiaan kepada Chavez.”

Maduro mengatakan, ”sang komandan” Chavez akan segera pulang ke negaranya, tetapi tidak mengatakan kapan kira-kira itu akan terjadi. Jenis, lokasi, dan keadaan kanker Chavez dirahasiakan selama 18 bulan terakhir ini sehingga menimbulkan kabar angin dan ketidakpastian di Venezuela. (AP/AFP/DI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau