Beginilah Pemain Madrid Saling "Ejek"

Kompas.com - 14/12/2012, 09:59 WIB

MADRID, KOMPAS.com — Kiper dan kapten Real Madrid, Iker Casillas, mengungkapkan, timnya dalam kondisi yang akrab. Bahkan, para pemain saling bercanda dan mengejek dalam konteks keakraban.

Media Spanyol beberapa kali memang memberitakan adanya perselisihan internal di tubuh Madrid. Bahkan, disebutkan pula ada kubu-kubu di klub itu, baik kubu Portugal, Jerman, maupun kubu Spanyol. Namun, hal itu dibantah Casillas.

Menurut Casillas, yang terjadi justru sebaliknya. Para pemain dalam hubungan yang baik.

"Marcelo pemain yang paling riang, sementara Mesut Oezil sangat pendiam dan jarang bicara. Aku pernah memakinya dan memberinya julukan 'Ikan Air Tawar'. (Sami) Khedira hampir sama. Sementara (Sergio) Ramos banyak bicara dengan Oezil," ujarnya seperti dilansir surat kabar La Sexta Deportes.

Casillas juga mengaku memiliki julukan khusus dari rekan-rekannya sebagai ejekan dalam konteks bercanda. "Aku disebut melon oleh rekan-rekanku karena kepalaku lebih besar daripada tubuhku," akunya.

Sementara itu, ia juga mengungkapkan bahwa Karim Benzema termasuk pemain yang sangat mengindahkan fashion. "Celana dalam Benzema sangat mewah," katanya.

Selain itu, katanya, dia juga tak luput dari ejekan teman-temannya. Namun, sekali lagi, itu dilakukan dalam rangka keakraban sehingga hubungan antarpemain di Madrid pun tetap hangat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau