Tak Bisa Tandingi Tetangga? Hadapi dengan Canda!

Kompas.com - 14/12/2012, 11:12 WIB

KOMPAS.com - Setiap perayaan Natal, penghuni rumah-rumah di daerah pinggiran kota umumnya menghias rumah mereka dengan berbagai lampu-lampu hias penuh warna. Tak jarang, perayaan Natal seringkali justru menjadi ajang pamer krativitas bagi para penghuni rumah di daerah suburban tersebut.

Sedikit berbeda dengan warga pinggiran kota lainnya, Kristina Green, seorang perempuan dari Arizona justru tidak ikut dalam "ajang pamer" itu. Alih-alih menghias seluruh eksterior rumahnya dengan lampu, Green justru "memuji" tetangganya.

Tetangga Green bernama Eric Cyr memang tidak ada duanya. Cyr menghias rumahnya dengan 22.000 lampu bohlam berwarna-warni.

Green memang tidak ikut menghias rumah dengan ribuan bohlam. Ia hanya menggunakan 400 lampu bohlam untuk menulis kata "DITTO" dengan lampu-lampu berwarna hijau. Ia juga memberikan panah di bawahnya dengan lampu-lampu berwarna merah.

Aksi Green ini mengundang senyum siapa pun yang melintasi rumah mereka. Betapa tidak. Arti kata ditto sama dengan idem. Sementara panah di bawah kata ditto menunjuk pada rumah milik Cyr yang penuh dengan lampu.

Sejak tulisan itu dipasang, rumah Green menjadi pusat perhatian bagi kota Maricopa di Arizona. Kota tersebut hanya berpenghuni 30.000 orang.

"Kami mendapat pengunjung antara 100 hingga 150 orang setiap malam untuk mengambil gambar," ujar Green kepada www.nydailynews.com.

Green, yang kini tinggal bersama anak perempuan dan cucunya, mengaku terkejut dengan pemberitaan besar-besaran mengenai hiasan Natal di rumahnya. Pada awalnya, Green hanya merasa langkahnya tersebut akan tampak lucu. Sekarang, ia bahkan sudah dihubungi oleh kantor berita dari Australia dan Irlandia.

Baca juga:

Demi Cinta, Johnny Depp Beli Rumah Mewah Rp 153 Miliar

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau