JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal memberikan pengarahan kepada seluruh kadernya dalam acara Silatuhrahmi Nasional (Silatnas) dan HUT ke-11 Partai Demokrat di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/12/2012 ).
Acara itu dihadiri jajaran Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, Komisi Pengawas, pengurus Dewan Pimpinan Pusat, anggota fraksi di DPR, organisasi sayap, pengurus Dewan Pimpinan Daerah, pengurus Dewan Pimpinan Cabang, dan anggota fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika mengatakan, seluruh kader Demokrat selalu menunggu-nunggu pengarahan Yudhoyono. Seluruh kader, khususnya di luar politisi di DPR, membutuhkan spirit dari Yudhoyono untuk menghadapi Pemilu 2014.
"Kami di fraksi di DPR sudah sering (mendapat pengarahan). Tapi teman-teman di seluruh Indonesia jarang. Beliau mengingatkan kembali prinsip, filosofi perjuangan Partai Demokrat. Diharapkan spirit itu dilembagakan di tingkat bawah," kata Pasek.
Tak hanya pengurus, Ruhut Sitompul yang telah dikeluarkan dari kepengurusan Partai Demokrat juga menunggu pengarahan Yudhoyono. Ruhut meyakini Yudhoyono bakal kembali menyinggung kasus korupsi yang dilakukan kader Demokrat.
Seperti saat membuka Silaturahim Pendiri dan Deklarator Demokrat di Jakarta, Rabu (13/6/2012 ) malam, Yudhoyono meminta kader Partai Demokrat menjauhi tindak korupsi. Yudhoyono meminta para kader Demokrat yang tidak menjalani politik yang santun, cerdas, dan bersih, agar segera meninggalkan partai.
"Politik seperti ini yang harus dijalankan para kader Partai Demokrat. Bagi kader partai yang tidak bersedia berbuat begitu, daripada memalukan kita di kemudian hari, lebih baik mundur sekarang juga. Tinggalkan partai ini!" kata Yudhoyono.
Menurut Ruhut, pernyataan senada kembali diucapkan Yudhoyono pada pertemuan internal di Cikeas beberapa waktu lalu. "Tidak bisa yang korupsi tetap di Demokrat. Tapi, tetap aja enggak mau keluar. Kok badak banget. Kalau aku malu, keluar," kata Ruhut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang