Nonton Konser Guns N' Roses, Jokowi Pamer Kaus Metal

Kompas.com - 16/12/2012, 12:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Konser grup band internasional Guns 'N Roses di Jakarta, Minggu (16/12/2012), tak hanya menyedot perhatian penikmat musik biasa, tetapi juga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Bahkan, pria yang akrab disapa Jokowi itu telah mempersiapkan baju yang akan digunakannya saat menonton konser. Sebelum bertolak ke kawasan Ancol, Jakarta Utara, tempat dilangsungkannya konser, Jokowi sempat mendatangi kantor DPD PDI-P di Tebet, Jakarta Selatan, untuk melakukan rapat koordinasi. Seusai rapat, Jokowi pun sempat menunjukkan kaus berwarna hitam bergambar tengkorak, lambang dari grup band beraliran metal tersebut.

"Saya sudah siap nonton konser, ini bajunya," ujar Jokowi sambil mengacungkan jari kelingking, telunjuk, dan jempolnya dalam waktu bersamaan.

Sebelum melakukan aksinya di depan wartawan, Jokowi sempat keberatan menunjukkan baju metalnya tersebut. Pasalnya, seusai mengikuti rapat, Jokowi masih mengenakan kemeja merah dengan lambang PDI-P.

Namun, setelah sedikit dibujuk, Jokowi pun memperlihatkan kaus itu. Dalam wawancara sebelumnya, Jokowi sempat mengungkapkan, dirinya memang menggemari band asal Amerika Serikat tersebut. Beberapa lagu dari GN'R juga menjadi lagu favoritnya, antara lain "Sweet Child O Mind". Namun sayang, ia menolak untuk menyanyikan lagu tersebut.

"Kalau saya bukan penyanyi, Dek. Saya enggak bisa, saya bukan penyanyi," ujar Jokowi.

Dalam konser yang sempat tertunda itu, Jokowi melanjutkan, dirinya secara pribadi ingin melihat prospek gedung yang memadai untuk menggelar pertunjukan dalam skala besar di Jakarta. Beberapa hal yang diperhatikan antara lain desain, kapasitas, dan kekuatan listrik.

"Misalnya 10.000 penonton dengan sebuah tata panggung yang baik, tata lighting yang baik. Saya melihat di Jakarta ini memiliki ruang yang cukup bagus," lanjutnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau