Pasar modal

Bursa Global Kembali Tekan Pergerakan IHSG

Kompas.com - 17/12/2012, 08:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pergerakan negatif bursa global, khususnya Amerika Serikat, kembali menekan Indeks Harga Saham Gabungan di awal pekan ini, Senin (17/12/2012). IHSG pun diperkirakan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah.

Perundingan perihal anggaran di AS belum juga menemui titik temu. Jurang fiskal masih ada di depan mata. Hal itu membuat Indeks Dow Jones melempem 0,27 persen ke level 13.125; Indeks S&P500 turun 0,41 persen ke level 1.413 dan Indeks Nasdaq jeblok 0,70 persen ke level 2.971.

Pada perdagangan terakhir pekan lalu, IHSG ditutup turun 11,33 poin (0,26 persen) ke 4.308.86 dengan jumlah transaksi 7,97 juta lot atau setara dengan Rp 4,78 triliun. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler Rp 19,45 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain UNVR, SMGR, INTP, BBNI, dan GGRM. Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 9.694 per dollar AS.

Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, penurunan IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu masih mengindikasikan bahwa IHSG akan mengalami koreksi lanjutan pada hari ini. Hal ini terlihat dengan melihat indikator RSI dan Stochastic yang memberikan sinyal bearish.

Support IHSG berada pada level 4.245 dan resistance di level 4.385. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan di awal pekan ini adalah AUTO, ADHI dan TELE.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau