Kebakaran

Bupati Pantau Upaya Pemadaman Kebakaran Toko Mebel

Kompas.com - 17/12/2012, 21:29 WIB

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Mardjoko, meninjau kebakaran Toko mebel Furnimart di Jalan S Parman, Purwokerto, Senin (17/12/2012) malam. Bupati datang tanpa pengawalan ajudan seperti biasanya.

Bupati menggunakan payung berwarna abu-abu, dan memantau upaya pemadaman yang hingga kini masih berlangsung. Saat ini hujan rintik-rintik masih mengguyur Kota Satria julukan Purwokerto.

Karena sulitnya pemadaman, petugas menambah armada mobil pemadam kebakaran, dari tiga unit menjadi lima unit. Satu armada tangki milik Perusahaan Daerah Air Minum setempat juga dikerahkan mempercepat pemadaman.

Wignyo (32), salah satu petugas pemadam kebakaran, mengakui api sulit dipadamkan karena benda yang terbakar kebanyakan dari kayu, triplek dan busa. "Bahannya cepat terbakar," ujarnya singkat.

Saat ini petugas pemadam kebakaran fokus memadamkan api di lantai satu. Setelah padam, petugas baru bisa berupaya memadamkan api yang melalap lantai dua.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sebagian besar isi toko dipastikan hangus terlalap si jago merah.

Warga sekitar juga berjubel menyaksikan kebakaran itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau