Ada Calo Antrean Kartu Sehat di RSUD

Kompas.com - 18/12/2012, 15:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Melonjaknya pengunjung rumah sakit setelah Kartu Jakarta Sehat (KJS) muncul dimanfaatkan segelintir orang. Antrean yang panjang di loket poli umum RSUD Cengkareng, membuat calo-calo menawarkan jasanya dan menjual tiket antrean.

"Antreannya biasanya pagi. Calo-calo nawarin nomor-nomor muda supaya ngantrenya enggak lama," kata Suryati Taher (46), warga Cengkareng Barat kepada wartawan, Selasa (18/12/2012).

Untuk satu nomor dihargai Rp 20.000 hingga Rp 30.000. Jika ia mendatangi Rumah Sakit pukul 06.00 WIB, ia sudah mendapatkan antrean di atas angka 100.

"Saya jadi harus datang lebih pagi supaya bisa dapet antrean angka kecil, tapi tetap saja dapatnya angka yang besar," ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan calo antrean nomor kecil di rumah sakit sangat merugikan pasien yang sudah lebih lama mengantre. Selain rugi waktu, pasien yang lama mengantre juga rugi biaya tambahan jika harus membeli nomor dari calo rumah sakit.

Suryati mengungkapkan, ia tidak mengetahui bagaimana calo tersebut bisa mendapatkan nomor-nomor kecil di RSUD tersebut. Padahal untuk mendapatkan nomor antrean, pasien harus menyerahkan berkas-berkas agar bisa berobat dengan menggunakan KJS.

Juju, warga Semanan, Kalideres juga membenarkan keberadaan calo nomor antrean kecil tersebut. Ia sudah berada di RSUD sejak pukul 07.15 WIB, atau lima belas menit setelah loket pendaftaran dibuka, tapi dirinya sudah mendapat nomor antrean yang cukup jauh.

Sayangnya, hingga pukul 15.30 WIB pihak rumah sakit belum bisa dimintai konfirmasi mengenai keberadaan calo tersebut.

Pascaluunching KJS oleh gubernur DKI Joko Widodo, RSUD Cengkareng bisa menerima kunjungan pasien sebanyak 500 orang per hari. Antrean pun sudah mengular mulai pukul 05.00 WIB. Bahkan di hari Senin, antrean rumah sakit bisa mulai sejak pukul 03.00 WIB.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau