JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar rupiah atas dollar AS diperkirakan mampu menguat meski dalam rentang tipis, Rabu (19/12/2012). Ini setelah index futures di kawasan Asia menguat untuk hari ini.
Nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan, ditutup di Rp 9.706 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg) pada perdagangan kemarin. Adapun bursa Indonesia (IHSG) mengikuti bursa Hongkong melemah ditutup di 4.301,44 (0,33 persen).
Sementara itu, harga minyak mentah Brent dan WTI ditutup naik. Harga jenis Brent naik menjadi 108,84 dollar AS per barrel dan WTI naik menjadi 88,03 dollar AS per barrel. Pasar global ditutup naik menjelang akhir tahun.
Sentimen positif juga terlihat dari index future Asia yang menguat untuk hari ini. Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, memperkirakan rupiah akan kembali pada kisaran penguatan antara Rp 9.680 dan Rp 9.690 per dollar AS pada hari ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang