Wenger: Arsenal Kini Lebih Bebas secara Finansial

Kompas.com - 19/12/2012, 15:09 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan, klubnya kesulitan bersaing dalam hal standar gaji dan anggaran transfer antara lain karena membiayai pembangunan Stadion Emirates. Menurutnya, Arsenal kini sudah bisa mengatasi masalah itu sehingga bisa lebih berdaya saing, baik dalam hal standar gaji maupun anggaran transfer.

"Kami telah melewati periode di mana kami terbatas secara finansial. (Itu terjadi) ketika Anda pindah ke stadion baru. Namun, kami telah melewati periode itu dan mudah-mudahan sekarang bisa lebih meyakinkan (dalam hal transfer dan kontrak)," ujar Wenger.

Setelah 93 tahun bermarkas di Highbury, Arsenal pindah ke Ashburton Grove pada 2006, yang kemudian diperkenalkan sebagai Emirates Stadium karena alasan sponsorship maskapai penerbangan dari Dubai, Emirates.

Sejak di Ashburton Grove, Arsenal telah mengeluarkan sekitar 182 juta poundsterling untuk membeli pemain dan mendapatkan sekitar 230 juta poundsterling dari penjualan pemain.

Sejumlah pemain yang dilepas adalah pemain penting dan tengah berada pada level performa tinggi, misalnyaThierry Henry, Ashley Cole, Emmanuel Adebayor, Kolo Toure, Samir Nasri, Cesc Fabregas, Gael Clichy, Robin Van Persie, dan Alex Song.

Arsenal tidak menggantikan pemain yang pergi dengan pemain dengan kualitas sepadan. Salah satu alasannya adalah standar gaji dan anggaran transfer yang lebih rendah dari para pesaing.

Kebijakan transfer Arsenal mendapat perhatian serius, terutama dari para suporter karena, selain tak pernah menjuarai apa pun sejak Piala FA 2005, juga karena krisis kemenangan.

Pada 15 laga perdana Premier League 2012-2013, Arsenal berada di peringkat ke-10 dengan 21 poin. Ini adalah rekor terburuk Arsenal sejak ditangani Arsene Wenger, 30 September 1996. Rekor terburuk Arsenal sebelumnya adalah meraih 19 poin dalam 15 laga pertama Premier League 1994-1995.

Kini, Arsenal berada di peringkat kelima dengan nilai 27 dari 17 pertandingan. Mereka kalah dua angka dari Tottenham Hotspur di tempat keempat dan 15 angka dari penguasa sementara, Manchester United.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau