Pilkada papua

Atribut Kampanye Harus Dicopot

Kompas.com - 19/12/2012, 20:58 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com — Panitia Pengawas  Pemilihan Kepala Daerah Papua mengingatkan semua tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua agar mencopot semua spanduk, baliho, dan atribut lain yang bernuansa kampanye. Panwaslukada Papua memberi waktu toleransi hingga Rabu (19/12/2012) pukul 24.00 WIT.

Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Papua Onny J J Lebelauw di Jayapura menyatakan, setelah penetapan nomor urut, calon gubernur dan calon gubernur Papua tidak boleh memasang atribut bernuansa kampanye dalam bentuk apa pun di tempat-tempat umum.

Baliho bergambar wajah pasangan calon gubernur ataupun nomor urut harus dicopot semuanya. Baliho ucapan selamat Natal yang mencantumkan nomor urut cagub dan cawagub pun harus dicopot. "Kalau masih ada yang terpasang akan diproses. Itu mencuri start kampanye," katanya.

Pihaknya menegaskan, batas waktu toleransi adalah Rabu pukul 24.00. Panwas akan menggelar operasi pencopotan baliho dan atribut bernuansa kampanye mulai Kamis (20/12/2012).

"Baliho dalam bentuk apa pun tidak boleh dipasang. Silakan dipasang di sekretariat," katanya kepada tim sukses pasangan calon di Kantor KPU Papua.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau