Jokowi: Melantik di Kampung karena Banyak Masalah

Kompas.com - 20/12/2012, 09:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali melakukan suatu gebrakan baru. Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur kali ini dilakukan di lapangan bola RW 05, Pulo Jahe, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (20/12/2012). Sejak pukul 07.00 WIB warga Kampung Pulo Jahe telah memadati lapangan bola itu. Tempat tersebut dijadikan Jokowi untuk melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur, HR Krisdianto dan Husein Murad.

Antusias warga mengiringi pelantikan yang dilakukan Sang Gubernur. Tanjidor, musik khas Betawi, panggung sederhana, serta makanan yang disajikan menambah lengkapnya suasana pelantikan tersebut. Terdengar riuh rendah sorak-sorai warga saat Jokowi melakukan pidato seusai melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

"Alasannya melantik di sini ya karena orientasinya bukan seremonial, tapi fungsional jabatan bukan untuk kuasa, melainkan untuk melayani, bekerja pada masyarakat. Memilih pelantikan di kampung, karena di sinilah terdapat banyak permasalahan yang ada, dan harus disoroti," kata Joko Widodo di lokasi pelantikan.

Lebih lanjut Jokowi memaparkan, sebelumnya sudah dilakukan peninjauan dulu. Ternyata di Kampung Pulo Jahe tedapat beberapa permasalahan yang harus dibenahi, seperti MCK yang kurang baik dan tidak adanya hidran air untuk memadamkan api.

"Hal seperti itu yang juga menjadi tugas kita ke depan untuk perlahan menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada di Jakarta," katanya.

Menurut Jokowi, memang tak hanya di Kampung Pulo Jahe yang terdapat permasalahan, tetapi yang penting wali kota dan wakilnya sejak dilantik sudah tahu permasalahan, ada persoalan dan problem apa, agar sejak dilantik sudah dapat mulai tahu bagaimana nantinya akan bekerja. Dirinya juga berharap agar nantinya permasalahan di Jakarta dapat teratasi satu demi satu. Dibutuhkan kerja keras tinggi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di Jakarta.

Berita terkait, baca:

100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau