Perayaan natal 2012

Ini Tanggapan Kapolres Semarang Soal Ancaman FPI

Kompas.com - 20/12/2012, 10:17 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com — Kepala Polres Semarang AKBP Agustinus Berlianto Pangaribuan menegaskan, polisi akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap upaya yang akan mengganggu keamanan dan ketertiban dalam Perayaan Natal 2013. Pernyataan itu terkait munculnya ancaman dari organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) yang akan menggagalkan perayaan Natal di Lapangan Sidomulyo, Ungaran, 25 Desember mendatang.

"Sebagai warga negara Indonesia yang hidup dalam kebinekaan, sebaiknya jangan ada pihak yang mengganggu jalannya perayaan Natal. Kita ini hidup di negara hukum, wajib menjaga agar negara tetap aman dan kondusif. Jika ada pihak mana pun yang berani mengganggu keamanan, khususnya pada perayaan Natal dan Tahun Baru, akan kami tindak tegas," kata Kapolres, Rabu (19/12/2012) siang.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, sebanyak 980 personel Polres Semarang akan disebar untuk mengamankan semua gereja dan lokasi keramaian. Pengamanan dengan sandi operasi Lilin Candi 2013 ini juga akan melibatkan unsur TNI, Satpol PP, dan ormas Islam GP Ansor.

"Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru, kami telah berkoordinasi dengan forum pimpinan daerah serta tokoh agama dan masyarakat. Karena keamanan merupakan tanggung jawab semua unsur masyarakat," ujar Kepala Polres.

Sebelumnya, pada Selasa lalu, Sekretaris Dewan Syuro FPI Jateng, Jindan Bahrul, telah menolak tegas perayaan Natal yang akan dilaksanakan di Lapangan Sidomulyo. Jindan menilai hal itu sebagai toleransi yang kebablasan dan tidak menghargai keberadaan Masjid Agung Ungaran, yang lokasinya tepat di sisi lapangan.

"Masih banyak lokasi lain yang layak digunakan untuk perayaan Natal, kenapa harus di depan Masjid Agung. Lebih baik dipindahkan ke lokasi lain daripada menyinggung perasaan umat Islam," ungkap Jindan.

Jindan menambahkan, FPI dan GPK akan melaksanakan pengajian akbar di Masjid Agung Ungaran sejak malam Natal sebagai aksi nyata untuk menggagalkan perayaan Natal di Lapangan Sidomulyo. 

***
Baca Juga: Amankan Natal, Ormas Islam Jaga Gereja

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau