Semarang

Bupati: Ini Natal Terakhir di Lapangan Sidomulyo

Kompas.com - 21/12/2012, 01:25 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Bupati Semarang Mundjirin memastikan perayaan Natal di lapangan Sidomulyo, Ungaran tahun 2012 ini adalah yang terakhir. Sebab pada tahun-tahun berikutnya, kegiatan serupa akan dipindahkan ke Alun-alun Kalirejo yang akan segera berfungsi pada tahun 2013.

"Perlu dipahami bahwa alun-alun mini atau lapangan Sidomulyo saat ini belum menjadi halaman Masjid. Akan tetapi kita sudah memikirkan bahwa tahun depan kegiatan Natal umat Kristiani di Ungaran akan kita pindahkan di Alun-alun Kalirejo yang saat ini masih dalam proses finishing. Jadi natalan di lapangan Sidomulyo tahun ini adalah yang terakhir," kata Mundjirin, melalui sambungan telepon, Kamis (20/12/2012) malam.

Penataan lapangan Sidomulyo, lanjut Mundjirin, tidak semata-mata karena persoalan perayaan Natal yang sedang ramai dibicarakan ini. Akan tetapi lebih untuk memisahkan kawasan hiburan dengan pemerintahan serta kawasan masjid. Seperti halnya PKL yang akan segera dipindah ke Alun-alun Kalirejo karena aktivitasnya cukup mengganggu peribadatan di masjid.

"Sekarang kesannya masih semerawut, ada PKL, ada yang nyetel musik keras-keras, padahal di masjid sedang adzan, sedang ada kegiatan. Tahun 2013 nanti semua kegiatan hiburan dan juga PKL akan dialihkan ke Alun-alun Kalirejo yang saat ini tinggal menunggu penanaman rumputnya saja," katanya.

Sementara itu, Kamis (20/12/2012) siang tadi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Semarang bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat menggelar silaturahmi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopida) di pendopo rumah dinas Bupati Semarang. Dalam kesempatan itu, mereka mendeklarasikan bersama untuk saling menjaga kondusivitas, khususnya dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2013.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau