Jelang Libur Panjang, Jakarta Macet Total

Kompas.com - 22/12/2012, 00:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, seluruh penjuru kota Jakarta macet total. Hingga sekitar pukul 22.30 WIB, sejumlah jalan di Ibu Kota masih dipenuhi kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.

Di Jalan Gatot Subroto misalnya, jalan di depan gedung DPR RI mengarah Grogol dan sebaliknya, terlihat masih padat kendaraan. Akibatnya, jalan dari arah Senayan menuju Jalan Gatot Subroto tersendat di jembatan layang TVRI.

"Tadi jam 14.00 aja udah macet banget di depan Polda," keluh Didi, kernet bus P6 jurusan Grogol-Kampung Rambutan, Jumat (21/12/2012).

Peristiwa serupa juga terjadi di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin menuju Harmoni. Rata-rata kecepatan mobil yang melintasi jalan ini hanya sekitar 30 km/jam.

"Sengaja saya keluar kantor jam-jam malam gini untuk menghindari macet, tapi sama aja. Kecepatan hanya 30 maksimal," kata Deandra, seorang pengendara mobil sambil menunjukkan spidometer.

Salah seorang polisi lalu lintas M Taufik yang sedang bertugas di kawasan Bundaran HI mengatakan, kendaraan sudah memenuhi jalan Jenderal Sudirman sejak siang tadi. "Dari siang memang sudah macet, mungkin karena besok pada libur. Ditambah tadi banjir di sini (menunjuk Hotel Mandarin).

Menurut Taufik, salah seorang pengendara motor sempat menunjukkan kekesalan karena macet dengan berteriak, "Bilangin sama Jokowi (Gubernur DKI Jakarta, red), kok malah tambah macet ini."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau