KARAWANG, KOMPAS.com — Tabrakan antara bus pariwisata Perusahaan Otobus Tri Star bernomor polisi R 1696 EA dan sebuah truk tronton di Tol Cipularang arah Jakarta diduga karena sopir bus mengantuk. Bus pun dipacu dalam kecepatan tinggi.
Menurut informasi dari petugas, saat bus melintas di jalan Tol Cipularang Km 100, tiba-tiba kendaraan bus yang dikemudikan Sardiman itu oleng hingga sempat pindah ke lajur lambat. Setelah itu, kecelakaan maut antara bus dan truk tronton yang mengangkut pasir tak bisa terhindarkan.
Bus yang ditumpangi wisatawan asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang rencananya akan berwisata ke Masjid Kubah Emas, Depok, tersebut hancur pada bagian depannya.
"Kecelakaan diduga akibat pengemudi bus mengantuk, sampai terjadi oleng hingga terjadi tabrakan," kata AKP Irwansyah dari Polres Cimahi di lokasi kejadian, Sabtu (22/12/2012).
Dalam kecelakaan itu, tujuh orang penumpang bus meninggal dunia di lokasi kejadian. Untuk penanganan lebih lanjut, semua korban baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Efarina Etaham Purwakarta dan Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta.
Para korban meninggal dunia dan luka-luka itu merupakan warga Purbalingga, Jawa Tengah. Peristiwa kecelakaan tersebut kini ditangani aparat kepolisian dari Polres Purwakarta dan Polres Cimahi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang