Pengunjung Tanah Lot Diperkirakan Membeludak

Kompas.com - 22/12/2012, 19:20 WIB

TABANAN, KOMPAS.com — Pengelola obyek wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, memperkirakan jumlah pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2013 meningkat 100 persen dibandingkan dengan rata-rata jumlah pengunjung setiap akhir pekan. "Perkiraan itu berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, yang mencapai 26.000 orang," kata Toya Adnyana, pengelola Tanah Lot di sela-sela acara penanaman pohon, Sabtu (22/12/2012).

Dia menjelaskan jumlah pengunjung pada akhir pekan di kisaran 10.000-15.000 orang. Pada hari biasa jumlah kunjungan 6.000-7.000 orang. "Kami perkirakan jumlah pengunjung untuk libur Natal dan Tahun Baru 2013 bisa di atas 26.000 orang. Akan tetapi, itu juga tergantung cuaca," ujarnya.

Adnyana mengatakan, cuaca sangat memengaruhi jumlah wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut. Pasalnya, hampir 75 persen pelancong ke Tanah Lot adalah wisatawan domestik yang berasal dari sejumlah kota di Tanah Air. Sebagian besar dari mereka datang menggunakan bus atau alat transportasi darat lainnya.

"Hujan menyebabkan gelombang air laut di sekitar pelabuhan yang menghubungkan Bali dengan Pulau Jawa sehingga menghambat kendaraan rombongan wisatawan," ucapnya.

Pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut musim liburan panjang tersebut, salah satunya memperluas tempat parkir dan menambah petugas yang bersiaga.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau