KEFAMENANU, KOMPAS.com - Yasintus Siki (28), mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Bahasa Inggris, Universitas Timor, dirawat secara intensif di bangsal laki-laki kelas III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Dia diduga kuat dianiaya oleh orang tak dikenal hingga nyaris tewas, Rabu (19/12/2012) lalu.
Yasintus mengalami luka serius di dagu hingga harus menerima belasan jahitan, sementara itu di kepala bagian belakangnya juga mengalami luka dan bengkak serta di kaki dan kedua tangannya juga tak luput dari luka. Mahasiswa semester 7 itu saat ditemui Kompas.com, Sabtu (22/12/2012), mengaku sampai saat ini belum mengetahui pelaku penganiayaan karena pada saat kejadian dirinya juga dalam keadaan mabuk minuman keras.
"Malam itu saya bersama empat orang teman minum sopi kampung (minuman keras asli Timor) sebanyak tiga botol di depan SDK Napan. Saat minuman belum habis, dua teman yang lainnya yakni Dorus dan Meks mengundurkan diri dan kembali ke Kefamenanu sementara dua teman lainnya masing-masing Yanus dan Joni tetap minum bersama sampai kami mabuk berat dan tak sadar diri. Saya sadar beberapa jam kemudian saat seluruh badan terasa sakit dari kaki sampai kepala, ditambah dengan banyaknya darah yang mengalir di seluruh badan," kata Yasintus.
Lanjut Yasintus, dia mulai sadar ketika seorang teman memboncengnya ke rumah untuk memberitahukan kepada kedua orangtuanya, kemudian tak berselang lama oleh pihak keluarga, dia pun langsung dibawa ke rumah sakit.
"Kemarin (Jumat, 21/12/2012), keluarga sepakat untuk melapor ke Polres TTU, biar diproses hukum, karena menurut keluarga saya kemungkinan besar dianiaya," kata Yasintus.
Terkait dengan itu, belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian. Kepala Sub Bagian Humas Polres TTU, Ipda Sefnat SY Tefa, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, belum ada respon.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang