Ingatlah Kastuba, "Tanaman Natal'" Penyemarak Taman Anda!

Kompas.com - 23/12/2012, 11:15 WIB

KOMPAS.com - Kastuba atau poinsettia (Euphorbia pulcherrima) merupakan salah satu tanaman yang identik dengan perayaan Natal. Warna merahnya yang menyala cocok dengan kemeriahan Natal.

Selain poinsettia, Kastuba memiliki beberapa nama lain, seperti Bunga Denok, Godong Racun, Pohon Merah, dan banyak lagi sebutan lainnya. Meski salah satu sebutan tanaman ini adalah Godong Racun, pihak holtikulturis Ward Upham dari Texas, Amerika Serikat, sudah menyatakan, bahwa tanaman ini tidak beracun. Bahkan, The American Veterinary Medicine Association of America (AVMA) juga tidak menyertakan tanaman ini dalam daftar tanaman berbahaya bagi hewan.

Menurut beberapa sumber, Kastuba tergolong tanaman yang "bandel" karena mampu beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya. Ia mampu hidup di dataran rendah hingga dataran tinggi sampai 1.400 meter di atas permukaan laut (dpl).

Sebenarnya, Kastuba paling cocok ditanam pada ketinggial 700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Walaupun mampu ditanam di dalam maupun di luar ruangan, sebaiknya Kastuba ditanam dengan menggunakan pot-pot kecil. Sebagai catatan penting, Kastuba memerlukan tanah kebun dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Simak tips menanamnya:

- Pilihlah area yang terbuka dan terkena sinar matahari langsung.

- Pilihkan pot yang terbuat dari semen cor atau keramik agar tidak lembab. Namun, jika ingin meletakkan Kastuba di dalam ruangan, ada baiknya Anda memberikan campuran pasir halus dalam campuran media tanamnya. Beri kerikil pada dasar pot agar sisa air siraman dapat mengalir. keluar.

- Untuk Kastuba masih berumur muda, Anda perlu memberinya pupuk dengan unsur nitrogen tinggi. Setelah berbunga, beri pupuk dengan kandungan unsur fosfor tinggi.

- Pastikan Anda menyempatkan waktu untuk memberikan perawatan yang tepat bagi Kastuba. Tanaman ini butuh pemupukan, penyiraman, penggantian media, dan sinar matahari secara berkala. Keluarkan pot setiap tiga hari sekali agar daun Kastuba tidak pucat.

- Selain memiliki warna yang menarik, Kastuba ternyata berguna bagi kesehatan.Tanaman ini mengandung saponin, sulfur, lemak, amylodextrin. Umumnya, Kastuba dimanfaatkan untuk mengobati infeksi kulit. Anda hanya perlu melumatkan daun Kastuba, lalu mengoleskannya pada kulit yang terinfeksi. Bahkan, ada yang percaya, rebusan 5-10 kuntum bunga Kastuba dalam 200 gr air dapat melancarkan air susu ibu dan haid yang kurang teratur.

Nah, mulai sekarang, cobalah menggunakan tanaman ini untuk membuat taman Anda lebih meriah dengan warna merah menyalanya. Jangan lupa, nikmati khasiatnya! Selamat berkebun dan memeriahkan Natal Anda dengan Kastuba!

(Sumber: http://www.sheknows.com)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau