Fifa ballon d or

Mungkinkah Iniesta dan Ronaldo Saingi Messi?

Kompas.com - 24/12/2012, 03:09 WIB

Tinggal dua pekan lagi penghargaan tertinggi untuk pemain terbaik sepak bola dunia, yakni Ballon d’Or, diumumkan badan sepak bola dunia, FIFA. Tanggal penentuan itu tak lain 7 Januari 2013.

Seperti sudah diketahui pencandu sepak bola, hanya tiga nama yang menjadi kandidat pemain terbaik yang berhak menerima penghargaan tersebut.

Mulai dari Lionel Messi (25), pemain tim nasional Argentina yang selalu bersinar hanya bila bermain di klubnya, Barcelona. Kemudian Andres Iniesta, pemain lapangan tengah serba bisa yang sudah mempersembahkan Piala Dunia dan Piala Eropa bagi Spanyol. Iniesta (28), rekan seklub Messi, juga meraih tiga trofi Liga Champions dan lima trofi La Liga.

Terakhir, yang tak kalah bersinar, adalah pemain sayap asal Portugal yang namanya termasuk sebagai salah satu pemain dengan nilai transfer termahal di dunia, Cristiano Ronaldo (27).

Messi pada dua musim sebelumnya, yakni 2010 dan 2011, sudah naik podium untuk menerima FIFA Ballon d’Or.

Penghargaan Ballon d’Or diadakan majalah France Football dan digelar sejak 1956. Beberapa nama besar yang pernah terpilih adalah Bobby Charlton, Johan Cruyff, Franz Beckenbauer, Michel Platini, Ronaldo, dan Ronaldinho. Sejak 2010 terjadi merger antara FIFA World Player of the Year dan Ballon d’Or sehingga lalu bernama FIFA Ballon d’Or.

Nama Messi tak asing lagi dengan penghargaan ini mengingat sejak 2009, pemain berjuluk ”Titisan Maradona” ini sudah merebut penghargaan tersebut. Itu artinya, andai Messi menang lagi, akan menjadi yang keempat.

Tak heran, Zlatan Ibrahimovic, ujung tombak oportunis yang pernah bermain di Barca dan kini di Paris Saint-Germain, adalah salah satu pemain yang secara terbuka menyampaikan keberatannya. Mengapa harus Messi lagi, begitu pertanyaan Ibra (31). ”Apa sepak bola saat ini bintangnya hanya Messi seorang?” ujarnya.

Walau demikian, Ibra mengakui, secara individual, Messi pemain terbaik di dunia. ”Bahkan, mereka yang tak mengerti sepak bola pun mengatakan dia pemain yang hebat,” tegasnya.

Messi pun, tambah Ibra, menjadi pemain favorit bagi siapa pun. ”Karena dia punya nama besar dan mampu mencetak gol pada setiap pertandingan.”

Sekalipun, lanjut Ibra, ”Harus diingat bahwa Messi bisa menciptakan gol itu bukan karena usahanya seorang diri, melainkan karena peran dari rekan-rekannya di dalam tim.”

Itu sebabnya, menurut Ibra, pemain yang layak mendapat penghargaan itu tidak hanya cukup dengan bermain hebat di klub, tetapi setidaknya juga pernah mengantar timnasnya juara dalam suatu kejuaraan besar.

Untuk itu, tegas Ibra, ”Saya lebih mendukung Iniesta karena dia sudah membantu tim nasional Spanyol meraih Piala Eropa 2012.”

Makanya, ”Saya juga tak tahu, apakah sudah cocok kalau Ronaldo, yang hanya bisa mengantar klubnya juara La Liga itu, menerima FIFA Ballon d’Or,”

Masukan Ibra rasanya penting. Faktor penilaian yang lebih komprehensif bisa membuat penghargaan ini tidak monoton.(AP/NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau