Jokowi Tercenung Lihat Banjir Rendam Rumah Warga

Kompas.com - 24/12/2012, 11:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memantau banjir di Bidara Cina, Jakarta Timur. Bersama istrinya, dia tercenung melihat kondisi rumah warga.

Tiba di Bidara Cina, Jokowi dan rombongan langsung menuju ke Sasana Krida Karang Taruna, tempat pengungsian banjir di Bidara Cina. Tak ada kata yang terucap dari Jokowi, kecuali derap kakinya menyusuri sepanjang jalan RT 013/RW 011.

Jokowi termenung melihat genangan air yang sudah merendam sejumlah rumah warga. Berdasarkan pantauan, genangan air itu sudah sampai sepaha orang dewasa.

Sejumlah warga tampak sedang menyelamatkan barang-barang elektronik mereka. Ada pula yang membersihkan halaman rumahnya dari genangan banjir. Sementara warga yang rumahnya tidak tergenang air hanya duduk-duduk di pinggir jalan.

Sofyan, Camat Jatinegara, mengatakan, banjir yang menggenangi daerah rumahnya merupakan banjir kiriman dari Bogor sejak semalam. "Kemarin, jam 16.00 WIB, ketinggian air di Katulampa sudah 180 meter," kata Sofyan.

Sebanyak 4 RW terendam banjir. Sofyan mengatakan, RW yang paling parah terendam banjir adalah RW 7 dan RW 11. Sebanyak 2.500 jiwa terdeteksi terendam banjir.

Adapun bantuan dari Pemprov DKI, kata dia, sudah tersalurkan. "Pagi-pagi sudah mendapatkan kiriman berupa makanan, bubur kacang hijau. Nanti makan malam, warga yang akan memasak sendiri di Dapur Mandiri. Perahu juga sudah ada dari PMI, Satpol PP, dan BNPB," kata Sofyan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau