Gubernur Jabar Kunjungi Tiga Gereja Besar

Kompas.com - 24/12/2012, 22:05 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com -- Menjelang malam Natal 2012, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Sony Wijdajda dan Kapolda Jawa Barat Brigjend Pol Tubagus Anis Angkawijaya mengunjungi beberapa gereja berkapasitas besar di Kota Bandung, Jawa Barat.

Ada tiga gereja yang dikunjungi, yakni Gereja Katedral/Santa Petrus di Jalan Merdeka, tepatnya samping Mapolrestabes Bandung; Gereja Kristen Imanuel di Jalan Pasirkaliki dan; Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Maulana Yusuf. Dalam kunjungannya itu, Gubernur, Pangdam dan Kapolda dikawal oleh para aparat kemanan dari TNI dan Polri serta beberapa petugas operasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jawa Barat.

Heryawan mengatakan, kunjungannya itu untuk memastikan bahwa situasi dan kondisi Jawa Barat aman di malam Misa Natal ini. "Saya sebagai Gubernur, Pangdam dan Kapolda akan mengelilingi beberapa gereja di Bandung untuk memastikan bahwa situasi aman tentram dan damai pada malam Misa Natal ini. Dan saya berharap seluruh Jawa Barat juga aman," ujar Heryawan diamini Tubagus dan Sony sebelum mengunjungi gereja kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Senin (24/12/2012) malam.

Untuk keamanan di Jawa Barat, Heryawan sudah jauh-jauh hari mempercayakannya ke TNI dan Polri. "Petugas keamanan sudah sangat siap mengantisipasi segala sesuatu hal yang tidak diinginkan dalam Misa Natal ini. Dengan penangannya saya yakin semuanya dipastikan aman," ujar Heryawan.

Dalam kesempatan itu, Heryawan juga mengucapkan selamat Hari Raya Natal kepada seluruh umat Kristiani. "Indonesia ini untuk semuanya, tidak harus membeda-bedakan. Saya ucapkan selamat Natal bagi umat Kristiani mudah-mudahan memberi makna dalam kehidupan di kemudian hari, aman, tentram dan damai," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau