Tiap Jelang Misa, Tim Gegana Sisir Gereja

Kompas.com - 25/12/2012, 02:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu gereja yang mengadakan misa malam Natal, Senin (24/12/2012), adalah Gereja Katholik Santo Penginjil yang terletak di Jalan Melawai No.197 Blok B, Jakarta Selatan. Menurut Aipda Nur dari Polsektro Kebayoran Baru yang bertugas jaga di gereja tersebut, misa berlangsung dengan lancar.

"Misanya tiga kali dan yang terakhir baru selesai pukul 23.30 WIB tadi. Semua misa berlangsung sangat lancar," katanya, Selasa (25/12/2012) dini hari, di pos jaga di depan Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil.

Nur menjelaskan bahwa pasukan pengamanan yang bertugas menjaga gereja tersebut berjumlah 67 orang. Untuk yang tugas malam, ada 10 personel yang akan berjaga sampai pukul 09.00 WIB. Namun, jelang misa pagi nanti akan ada BKO dari polda.

Lebih lanjut, Nur menjelaskan, menjelang setiap misa, diadakan penyisiran oleh Gegana. Para jemaat juga akan diperiksa di pintu masuk. Meski demikian, kata Nur, tak ditemukan benda-benda mencurigakan yang ditemukan dalam pemeriksaan tersebut.

Adapun mengenai kondisi lalu lintas di sekitar gereja yang didekorasi dengan nuansa serbaputih tersebut, Nur mengatakan, tak terjadi kemacetan. Namun, memang para jemaat tidak boleh memarkir kendaraannya menempel dengan gedung gereja sehingga mereka memarkir mobil di dekat-dekat gedung gereja.

Hal serupa pun ditemui di Gereja Kristen Indonesia yang terletak di Jalan Panglima Polim 1 No. 51 A, Jakarta Selatan. Menurut Aipda Wahyudi, yang menjadi salah satu petugas yang berjaga di lokasi tersebut, misa berlangsung selama tiga kali. Yang pertama mulai jam 18.00, sementara yang terakhir selesai pukul 23.30.

Wahyudi mengatakan, prosedur pengamanan yang diterapkan di gereja tersebut sesuai dengan SOP yang ditetapkan. Sesuai SOP, ada penyisiran oleh tim Gegana, sementara jemaat diperiksa di pintu masuk. "Namun, misanya sendiri berjalan lancar," kata Wahyudi.

Adapun untuk kondisi lalu lintas di sekitar gereja tersebut, menurut Wahyudi, lancar-lancar saja. "Mobil jemaat diparkir di sekitar gereja," katanya.

Berita terkait, baca :

NATAL TAHUN BARU

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau