Wanita Setengah Bugil Tergantung di Pohon

Kompas.com - 25/12/2012, 20:56 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com -- Warga Kampung Biraya, Dusun Campagaya, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan geger dengan penemuan sesosok mayat wanita setengah telanjang tergantung di pohon jambu mente, Selasa (25/12/2012).

Mayat wanita tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh Milang Daeng Kanang saat hendak pergi menuju kebunnya. Minta kaget dan langsung histeris saat melihat korban tanpa mengenakan baju tergantung dengan leher terlilit kain sarung. Korban hanya mengenakan celana dalam berwarna merah. Rambutnya pirang keriting dan kulit kecokelatan. Tinggi korban diperkirakan 150 centimeter.

Selanjutnya, Milang menyampaikan penemuan mayat tersebut ke warga lainnya. Setelah itu, warga melaporkannya ke aparat kepolisian.

Kasubag Humas Polres Gowa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Andry Lilikay yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sampai kini belum mengetahui identitas korban. Polisi masih melakukan identifikasi. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum agar diketahui pasti penyebab kematiannya.

"Sampai saat ini, kita belum tahu identitas korban, karena sejak ditemukan, tak satupun warga yang mengenalinya. Bahkan warga setempat memperkirakan kalau korban bukan berasal dari Kecamatan Manuju," jelas AKP Andry.

Andry mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor jika ada anggota keluarganya yang hilang. "Barangsiapa yang merasa kehilangan anggota keluarganya, agar segera melaporkan ke polisi. Siapa tahu, korban bisa dikenali," harapnya.

Sebelumnya, pada Nopember lalu, sesosok mayat wanita ditemukan dalam koper di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang (jalan poros menuju kawasan lapangan golf Padivalley). Hingga kini belum diketahui motif kematian perempuan yang diperkirakan berusia 25 tahun itu, sebab identitasnya pun belum diketahui.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau