Festival Rebana IPB untuk Media Syiar

Kompas.com - 26/12/2012, 12:28 WIB

BOGOR, KOMPAS.com--Pembina Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Dr Ifan Haryanto mengemukakan Festival Rebana se-Bogor Raya dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2012 di kampus perguruan tinggi tersebut merupakan terobosan baru media syiar.

"Ini juga sekaligus memperkenalkan kesenian Islam (rebana) di IPB," katanya di Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Festival Rebana se-Bogor Raya dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu puncaknya dilaksanakan pada Minggu (23/12) dengan mengusung tema "Gebyar Shalawat Cinta Rasul untuk Melestarikan Tradisi Rebana dan Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah".

KMNU IPB berhasil melangsungkan acara Festival Rebana yang pertama kali sepanjang sejarah IPB.

Ifan Haryanto mengaku sangat mengapresiasi KMNU IPB karena telah menyelenggarakan acara ini dengan sukses.

Ia juga berharap indahnya alunan musik tersebut akan membawa perubahan yang lebih baik, dan bisa menular ke kampus lain.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan IPB Dr Rimbawan menilai, Festival Rebana itu suasananya berbeda dengan lomba yang lain. "Karena lomba ini juga merupakan syi`ar," katanya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih dan selamat kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan acara itu.

"IPB sangat mendukung minat dan bakat mahasiswanya. Alangkah senangnya, apabila minat dan bakat di bidang seni yang membawa kehalusan budi dapat meningkatkan daya ingat untuk selalu mensyukuri nikmat," kata Rimbawan.

Dalam festival itu, juara 1 diraih oleh tim An-Nur dengan total nilai 880, dan berhak atas piala, sertifikat dan hadiah berupa uang senilai Rp2 juta yang diserahkan oleh perwakilan dari Robithoh Al-Alawiyah Indonesia.

Juara 2 diraih oleh tim Nurul Iman dengan total nilai 850, meraih piala, sertifikat serta hadiah uang senilai Rp1,5 juta, diserahkan oleh Direktur Kemahasiswaan IPB.

Sedangkan juara 3 diraih oleh Al-Khidmah IPB dengan total nilai 810, meraih piala, sertifikat dan uang senilai Rp1 juta yang diserahkan oleh pembina KMNU yaitu Dr Aji Hermawan.

Di samping itu, juara favorit diraih oleh tim En-Ha dengan total nilai 800, mendapat piala, sertifikat dan uang senilai Rp750.000, yang diserahkan oleh ketua KMNU Aldy Khusnul Khuluq.

Usai penganugerahan juara festival, acara dilanjutkan dengan pembacaan "Asmaul Husna" dipimpin oleh Al-Habib Hasan bin Abdul Qodir Al-Athas.

Ia mengatakan sungguh di luar dugaan IPB menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Usai membaca "Asmaul Husna", Al-Habib Hasan bin Abdul Qodir Al-Athas beserta tim hadrah membacakan Simtud Duror.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau