Agar Aroma Kopi Tetap Nikmat

Kompas.com - 26/12/2012, 14:00 WIB

Kompas.com - Saat ini orang menikmati kopi bukan sebatas meminumnya tetapi sudah menjadi gaya hidup tersendiri. Selain minuman kopi juga diolah menjadi beragam makanan, hingga bahan dasar kosmetik.

Meski sudah menjadi gaya hidup masyarakat urban saat ini, kebanyakan orang hanya tahu mengonsumsi serta menikmati secangkir kopi enak tanpa tahu cara menyimpan kopi yang baik dan benar.

Menurut Barista dan Chef, Ron Prasanto. Kopi dalam kemasan akan bertahan kesegaran dan aromanya hanya dalam waktu 2 sampai 3 hari setelah kemasan dibuka. Namun kopi kemasan bila disimpan dengan cara yang benar, aroma dan kesegarannya akan bertahan 3 sampai 4 bulan.

"Kopi instan atau kemasan hanya akan bertahan dua sampai tiga hari, setelah itu aroma dan kesegarannya mulai memudar." kata Chef Ron Prasanto. Agar Anda tetap bisa menikmati kopi dengan kualitas terbaiknya, setelah dibeli Chef Ron menyarankan untuk menyimpan dalam wadah kedap udara. Hal ini untuk menjaga kualitas aroma kopi itu sendiri.

Apabila Anda tidak memiliki wadah kedap udara, Anda bisa menyimpan kopi tetap dalam kemasannya, dengan mengikat kemasan kopi rapat - rapat. Pastikan tidak ada udara yang dapat masuk ke dalam kemasan tersebut. Kopi juga sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan, jangan sekali-kali menyimpan kopi di dalam lemari es karena dapat merusak karakter dan kualitas kopi.

Kopi kemasan biasanya sudah dipasarkan dalam bentuk serbuk sehingga membuat aroma yang dihasilkan akan cepat hilang bila tidak cepat-cepat digunakan setelah kemasan dibuka. Pecinta kopi biasanya lebih memilih kopi yang masih dalam bentuk bean (biji), sebab ketahanan aromanya akan lebih lama meski terkena udara. Bila Anda melakukan penyimpanan kopi dengan benar, Anda akan menikmati kopi dengan kualitas terbaik di rumah lebih lama. Kopi bubuk yang tersimpan baik kesegaran dan aromanya akan bertahan hingga 4 bulan.

 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau