Calon bintang 2013

Vettel Ambisi Sejajarkan Red Bull dengan Ferrari

Kompas.com - 27/12/2012, 03:21 WIB

Di balik kesuksesan meraih tiga gelar juara dunia secara beruntun, Sebastian Vettel masih punya ambisi besar membawa tim Red Bull menjadi tim sekaliber Ferrari dan Mercedes.

Bersama Red Bull, Vettel sebenarnya telah menorehkan prestasi gemilang. Selama 62 tahun sejarah F1, Vettel menjadi peraih hattrick titel juara dunia F1 termuda (25 tahun).

Namun, Vettel tak mau larut dalam kemenangan. Pemuda kelahiran Heppenheim Hesse, Jerman, ini mengatakan, yang dia pikirkan saat ini pertarungan pada musim depan. ”Saya tengah bersiap meraih titel juara dunia yang keempat. Ini bukan soal rakus, tetapi inilah alasan saya membalap di F1,” kata Vettel, seperti dikutip Autosport.

Musim depan merupakan musim keenam Vettel di F1. Sejauh ini dia telah memenangi 26 balapan, 20 di antaranya naik podium dan 36 meraih start terdepan.

Vettel menambahkan, tiga tahun terakhir hidupnya terasa sempurna. Namun, dia merasa masih bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi, untuk dirinya ataupun tim. ”Itulah filosofi dan semangat yang kami usung. Kami selalu bisa membuat yang lebih baik lagi. Kami ingin sejajar dengan Ferrari atau Mercedes yang mencatat banyak sejarah,” ujarnya.

Vettel kini tercatat sebagai salah satu dari sembilan pebalap yang bisa meraih lebih dari dua gelar juara dunia. Namanya juga sejajar dengan kompatriotnya, Michael Schumacher, dan pebalap Argentina Juan Manuel Fangio, yang meraih tiga gelar atau lebih.

Dengan usia yang masih 25 tahun, potensi Vettel untuk membuat rekor baru di F1 masih sangat terbuka, termasuk merebut kembali gelar juara.

Kapasitas Vettel untuk mencapai target itu tak perlu diragukan. Terlebih desainer tim Red Bull, yaitu Adrian Newey, juga bersiap dengan RB9 yang kemungkinan besar sudah melewati tes pertama. Namun, desainer asal Inggris itu tak ingin memberi sentuhan yang berlebih pada mobil sebelumnya.

Mobil RB8 mampu menunjukkan performa terbaik selama musim 2012 hingga mengantarkan Vettel juara. ”Kami fokus mengembangkan RB8, tetapi ini bukanlah hal yang serius, sebab RB9 merupakan evolusi dari mobil sebelumnya,” tutur pria yang meraih gelar kehormatan di bidang aeronotik dan astronotik dari Universitas Southampton ini. (OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau