Wenger Juga Setuju Fergie Dihukum

Kompas.com - 28/12/2012, 21:14 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, merasa bahwa tindakan Sir Alex Ferguson memprotes wasit Mike Dean cukup berlebihan. Bahkan, katanya, seharusnya Ferguson dihukum.

Insiden itu terjadi saat Manchester United (MU) menjamu Newcastle United, Rabu (26/12/2012). Mike Dean sempat ragu memutuskan atas gol Newcastle karena asisten wasit Jake Collins sempat mengangkat bendera dan menyatakan Papiss Cisse offside lebih dulu. Namun, setelah berkonsultasi dengan asistennya, ternyata gol itu akibat aksi bunuh diri Jonny Evans dan Cisse tidak dalam kondisi aktif. Maka, Dean mengesahkan gol itu hingga Newcastle unggul 2-1. Meski begitu, MU akhirnya memenangi pertandingan itu dengan skor 4-3.

Ferguson tak terima Dean mengesahkan gol itu. Dia sempat memprotes Dean dan Jake Collins, juga asisten keempat. Namun, wasit tak melaporkan protes Ferguson ke Federasi Sepak Bola Inggris (FA) sehingga tak diproses.

Wenger beranggapan, Ferguson telah melanggar peraturan dan harus berhadapan dengan FA. "Kadang kita (pelatih) suka memprotes terlalu berlebihan kepada wasit di pinggir lapangan. Tetapi, ketika itu terjadi, kita pasti akan mendapatkan sanksi," ujar Wenger seperti dilansir The Sun.

 "Jika (yang melakukan) itu saya atau Ferguson atau siapa pun orangnya, peraturan tetaplah peraturan dan peraturan," tegas Wenger.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau