Kontributor Kompas.com Ditendang, Kamera Dirampas

Kompas.com - 01/01/2013, 10:53 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Kontributor Kompas.com di Maluku, Rahmat Rahman Patty ditendang di perutnya oleh oknum tentara, di Ambon, sekitar pukul 00.30 WIT, Selasa (1/1/2013). Selain ditendang, kamera foto Patty dirusak oleh oknum tersebut.    

Menurut Patty, sebelum peristiwa itu terjadi, dia bersama sejumlah wartawan lain sedang meliput suasana perayaan Tahun Baru di Jalan Pattimura, Ambon. Kemudian saat itu, wartawan melihat seorang warga tidak dikenal dikejar oleh banyak prajurit dari satuan kavaleri. Hal ini menyebabkan kepanikan ratusan warga yang sedang merayakan tahun baru di Jalan Pattimura.      

"Sebagai wartawan, saya harus meliput apa yang terjadi, siapa orang yang dikejar oleh tentara-tentara itu," kata Patty.      

Patty pun langsung mengeluarkan kameranya untuk memfoto kejadian kejar-kejaran itu. Namun saat Hal itu hendak dilakukannya, oknum tentara itu justru memarahinya Dan mengancamnya. Mereka juga meminta Patty menghapus foto tersebut. "Salah satu oknum tentara bahkan mengancam  membunuh saya," kata Patty.      

Karena keselamatan jiwanya terancam, Patty menuruti  permintaan tentara itu dengan menghapus foto di kameranya. Namun ternyata setelah itu, oknum tentara lainnya mendatangi Patty dan merampas kameranya. Kamera itu lalu dibantingnya. Tak cukup hanya itu, oknum tentara lainnya menendangnya di perut.      

"Saya didampingi Aliansi Jurnalis Independen Ambon langsung melaporkan kejadian itu ke polisi militer. Saya juga sudah divisum di rumah sakit. Saya menuntut oknum-oknum tentara itu dihukum," ujar Patty.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau