Korea

Jumlah Pengungsi Korea Utara ke Selatan Menurun

Kompas.com - 02/01/2013, 15:42 WIB

SEOUL, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2012 jumlah pengungsi Korea Utara yang menyeberangi perbatasan menuju Korea Selatan menurun tajam. Demikian pernyataan Kementerian Unifikasi Korea Selatan.

Penurunan jumlah pengungsi itu lebih disebabkan semakin seringnya aparat keamanan melakukan operasi pencegahan pengungsian dan semakin ketatnya pengawasan di perbatasan kedua Korea ini.

Sepanjang tahun lalu, sebanyak 1.508 orang pengungsi Korea Utara tiba di Korea Selatan, sebagian besar dari mereka datang dari China. Angka ini menurun dari jumlah tahun 2011 yang mencapai 2.706 orang.

Para aktivis HAM Korea Selatan mengatakan aparat keamanan Korea Utara semakin kerap melakukan operasi pencegahan warganya yang mencoba meninggalkan negeri itu.

Selain itu, pencarian warga Korea Utara yang tinggal dan bersembunyi di China juga semakin intensif dengan bekerja sama dengan aparat keamanan China.

"Di bawah perintah Kim Jong-Un, penjaga perbatasan diperintahkan untuk menembak mati siapapun yang berusaha melintasi perbatasan Korea Utara-China secara ilegal," kata Pendeta Kim Sung-eun dari Misi Caleb kepada AFP.

Misi Caleb adalah satu dari sejumlah kelompok gereja Kristen Evangelis Korea Selatan yang membantu warga Korea Utara mengungsi dan tinggal di Korea Selatan.

Kim menambahkan dalam beberapa tahun terakhir biaya untuk menyelundupkan seorang warga Korea Utara keluar dari negerinya semakin mahal. Kini biayanya mencapai 9.300 dollar AS atau hampir Rp 90 juta per orang. Sebagian besar biaya ini dihabiskan untuk menyuap petugas penjaga perbatasan.

Berdasarkan catatan Kementerian Unifikasi, sejak 1998 tercatat 24.613 orang Korea Utara tinggal di Korea Selatan. Namun, separuh dari warga Korea Utara ini adalah para pengangguran dan pensiunan yang sulit memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau