JAKARTA, KOMPAS.com — Putra bungsu Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah, menghilang pascapenetapannya menjadi tersangka atas kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi yang merenggut dua nyawa. Di manakah keberadaan putra besan Presiden RI kini?
Dokter Muhammad Yayok MS Spdk, Kepala Sub Pelayanan Medis Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukanto, menegaskan, tersangka tak dirawat di rumah sakit tersebut. Pihaknya hanya merawat dua orang korban luka sekaligus menyemayamkan dua korban meninggal dunia.
"Yang dirawat di RS Polri saat ini adalah dua orang korban, atas nama R berusia delapan tahun, dan Nyonya E usia 34 tahun," kata Yayok kepada wartawan di depan ruang Cendrawasih RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2013).
Hal tersebut menunjukkan terjadi perbedaan penanganan dengan kasus-kasus sebelumnya. Pasalnya, beberapa kasus kecelakaan maut lainnya pernah terjadi, antara lain sopir Xenia maut Afriyani, model seksi Novi Amelia, dan pengemudi Livina maut Andhika. Dalam ketiga kasus menghebohkan tersebut, setelah ditetapkan pihak kepolisian sebagai tersangka, ketiga orang tersebut sempat menjalani pemeriksaan dan perawatan medis di RS Polri agar dapat diperiksa lebih lanjut secara hukum.
Yayok pun ikut membenarkan bahwa RS Polri menjadi rumah sakit rujukan bagi tersangka yang mengalami gangguan medis. "Yang bersangkutan sakit nggak? Kalau sakit ya seharusnya dirawat," tambah Yayok.
Yayok juga menegaskan, kedatangan beberapa orang dari keluarga Hatta Rajasa ke RS Polri bukanlah untuk menjenguk Rasyid, melainkan menjenguk korban luka yang tengah dirawat. Beberapa utusan anggota keluarga diketahui datang ke RS Polri. Namun, mereka tampak menghindar dari sorotan kamera wartawan.
M Rasyid Amrulloh Rajasa ditetapkan menjadi tersangka satu hari setelah kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, Selasa pukul 05.45 WIB. Mobil BMW X5 B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menabrak angkutan umum berplat hitam Daihatsu Luxio F 1622 CY yang dikemudikan Frans Joner Sirait (37).
Dua orang atas nama Harun (57) dan Muhammad Raihan tewas dalam musibah tersebut. Hasil pemeriksaan awal terhadap para saksi dan penelitian di lokasi kejadian menunjukan kecelakaan terjadi akibat pengemudi BMW mengantuk. Hal itu pun menyebabkan mobilnya menabrak Luxio dari arah belakang.
Berita-berita terkait lainnya, baca:
Insiden BMW Maut di Jagorawi