Putra Hatta Rajasa Dirawat di RSUP Pertamina

Kompas.com - 02/01/2013, 17:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Keberadaan Muhammad Rasyid Amrullah (22), yang mengalami kecelakaan pada Selasa (1/1/2013) pukul 05.45 WIB, sebelumnya tak diketahui publik. Pasalnya, saat menggelar jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1/2013) pukul 11.00 WIB, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, Rasyid tengah dirawat di sebuah rumah sakit, tetapi dia tidak menyebutkan rumah sakit yang dimaksud.

Baru pada Rabu sore, keberadaan putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa itu diketahui, yaitu tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina. Hal ini dibenarkan oleh dr Indra Maulana, Kepala Administrasi Medis RSPP, Rabu (2/1/2013), sore ini.

"Benar, anak dari Bapak Hatta Rajasa dirawat di rumah sakit ini," kata dr Indra Maulana.

Mengenai kondisi Rasyid, dr Maulana mengatakan, luka yang dialami Rasyid baik dan kondisinya stabil. Sejak Senin kemarin, kata dr Maulana, Rasyid dirawat di ruang President Suite RSUP Pertamina.

Mengenai spesifikasi lukanya, pihak rumah sakit tidak dapat memberi tahu. "Untuk masalah medisnya, kami tidak bisa menjelaskan lebih lanjut karena permintaan dari keluarga pasien dan rahasia medis," kata Maulana.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua orang tewas dalam kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013) pagi. Kecelakaan itu melibatkan putra Hatta Rajasa, yakni Rasyid Amrullah (22), sebagai pengemudi mobil BMW X5 B 272 HR yang menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY. Putra Bungsu Hatta itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto sebelumnya menerangkan, dari hasil pemeriksaan awal terhadap para saksi dan penelitian di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi akibat pengemudi BMW B 272 HR, yang mobilnya melaju dari arah utara ke selatan di lajur 3, mengantuk. Mobilnya pun menabrak Daihatsu Luxio F 1622 CY dari belakang.

Dua korban tewas dalam kecelakaan itu ialah Harun (57), warga Cibodas Sari, Tangerang, dan Muhammad Raihan, bayi berumur 14 bulan, warga Mekarjaya, Sukabumi. Tiga orang yang luka-luka dan dibawa ke RS Polri adalah Enung (30) dan Moh Rifan. Seorang lagi dibawa ke RS UKI, yakni Supriyati (30).

 

Berita terkait, baca :

Insiden BMW Maut di Jagorawi

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau