JAKARTA, KOMPAS.com — Dirawatnya Rasyid Amrullah Rajasa di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menimbulkan kesan adanya perlakuan istimewa. Mengapa putra bungsu Hatta Rajasa tersebut tidak dirawat di RS Polri?
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menyatakan, meski Rasyid dirawat di RSPP, hal tersebut bukan sebagai bentuk pilih kasih atau mengistimewakan.
"Masalah dirawat di RS Polri itu bukanlah soal harus atau tidak karena yang dipentingkan adalah keselamatan dari pihak terkait," kata Rikwanto, Kamis (3/1/2013).
Ia juga menjelaskan bahwa Rasyid bukanlah satu-satunya tersangka yang tidak dirawat di RS Polri. "Dulu tersangka kasus penipuan pingsan saat diinterogasi dan dia dibawa ke RS Dharmais," kata Rikwanto.
Rikwanto juga menjelaskan bahwa penjemputan terhadap Rasyid akan dilakukan setelah pihak rumah sakit memberikan pernyataan kondisi Rasyid. Setelah itu, baru akan dijemput pihak kepolisian.
Rasyid terlibat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Tol Jagorawi Km 3+350 arah Bogor pada Selasa (1/1/2013) pukul 05.45 WIB. Ia diduga mengantuk. Mobil BMW X5 B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menabrak belakang mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY yang dikemudikan Frans Joner Sirait (37).
Akibat peristiwa itu, Muhammad Raihan (14 bulan) dan Harun (57) meninggal dunia. Sementara tiga orang lain mengalami luka-luka dan mendapat perawatan intensif, yakni Supriyanti (35), Enung (30), dan Rifal (8). Rasyid sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang