Pengunjung Borobudur Melebihi Target

Kompas.com - 04/01/2013, 09:08 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Jumlah pengunjung Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada 2012 mencapai 3.020.526 wisatawan atau melebihi target yang ditetapkan pengelola Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) yakni sebanyak 2.700.000 wisatawan.

Wakil Kepala Operasional I TWCB, Suryono, di Magelang, Kamis (3/1/2013), mengatakan, keberhasilan pemenuhan target pengunjung tersebut tidak lepas dari beberapa faktor pendukung, antara lain akses jalan menuju candi sudah kembali normal, promosi ke sekolah-sekolah, serta peningkatan kualitas layanan dan fasilitas.

"Akses jalan yang sempat rusak akibat erupsi Merapi 2010 sudah normal kembali sehingga mempermudah bagi pengunjung," katanya.

Menurut Suryono, puncak kunjungan liburan akhir tahun terjadi pada Minggu (30/12/2012) dengan angka pengunjung mencapai 41.099 wisatawan. Sedangkan puncak kunjungan liburan Natal terjadi pada Minggu (23/12/2012) dengan 42.577 pengunjung.

TWCB belum memaparkan target pengunjung tahun 2013. "Belum bisa kami sampaikan, karena target pengunjung perlu dirapatkan dengan beberapa pihak," katanya.

Suryono menambahkan, pengunjung Candi Borobudur masih didominasi wisatawan domestik dari Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Harga tiket masuk ke Candi Borobudur bagi wisatawan asing sebesar Rp 190.000, wisatawan domestik Rp 30.000, dan pelajar Rp 12.500.

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau