Kini Giliran Daerah di Luar Bali Promosi Pariwisata

Kompas.com - 04/01/2013, 11:43 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memfokuskan daerah di luar Bali untuk melakukan promosi pariwisata ke luar negeri, termasuk ke Amerika Serikat. "Kami benar-benar ingin mengangkat daerah-daerah lain untuk bercerita banyak tentang Indonesia, bukan hanya Bali," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu di sela-sela kegiatan Turnament Bunga Mawar Pasadena, California, Amerika Serikat, Kamis (3/1/2013).

Menurut Mari, Bali sudah cukup dikenal masyarakat dunia. "Bali sudah sangat dikenal di Amerika Serikat," katanya.

Apalagi tahun lalu, pada turnamen bunga yang sama di Pasadena, Indonesia telah menampilkan budaya dan kekayaan alam Bali. "Kami ingin masyarakat dunia mengetahui kekayaan alam dan kekayaan budaya serta kreativitas lain dari Indonesia," ujar Mari.

Oleh karena itulah, pada ajang turnamen bunga yang ditonton langsung satu juta orang dan 450 juta penonton televisi di dunia itu, pemerintah menampilkan kekayaan budaya daerah lain, yaitu Jawa Tengah. "Batik dan wayang ditampilkan karena sudah menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO," katanya.

Selain itu, Indonesia melengkapi penampilannya pada turnamen bunga itu dengan 11 penari berpakaian Solo Batik Carnival, yang kontemporer, sehingga menarik para penonton di Pasadena. Bahkan selama dua hari penampilan kendaraan hias pascaparade, banyak masyarakat AS yang minta berfoto bersama dengan para penari tersebut, di samping mengabadikan boneka wayang di kamera mereka.

Kasubdit Promosi Wilayah Amerika dan Pasifik Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, mengemukakan kebijakan Kemenparekraf saat ini memang mengembangkan promosi pariwisata di luar Bali.

"Banyak yang harus dipromosikan di daerah kita. Kami mulai dengan wayang dan gamelan sebagai pesan kunci pada masyarakat dunia, khususnya di AS, bahwa kita memiliki banyak budaya lain di luar Bali," ujarnya.

Pada Turnamen Bunga Mawar di Pasadena awal Januari 2013 itu, Indonesia mendapat "President’s Trophy" sebagai kendaraan hias nonkomersial yang pemakaian bunganya paling efektif dalam penampilan.

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau