Tiba di Ditlantas, Rasyid Diam Membisu

Kompas.com - 07/01/2013, 15:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — M Rasyid Amrullah (22), tersangka kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Jagorawi, tiba di Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (7/1/2013). Dia diantar orangtuanya, Hatta Rajasa dan Okke Rajasa.

Rasyid yang mengenakan kemeja putih hanya berdiri diapit Hatta dan Okke. Pandangannya terlihat kosong dan dia tidak mengatakan sepatah kata pun. Hatta yang menjelaskan terkait kedatangan mereka kepada wartawan.

"Saya di sini mengantarkan putra saya, Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa, untuk mengikuti proses hukum yang berlaku," kata Hatta tenang.

Menurut Hatta, tim dokter yang menangani Rasyid di Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) belum sepenuhnya memberi lampu hijau untuk Rasyid.

"Dokter masih meminta waktu karena Rasyid masih dalam proses pemulihan. Namun, saya meminta agar proses hukum tetap dijalankan sambil tetap dipantau oleh dokter," ungkap Hatta lagi.

Secara khusus, ia pun berharap agar semua pihak dapat mengambil hikmah dari kejadian yang menimpa sang putra.

Rasyid diperiksa terkait kecelakaan antara BMW X5 yang dikendarainya dan Daihatsu Luxio yang ditabrak dari belakang, dikemudikan Frans Joner Sirait (37). Kecelakaan itu menyebabkan tewasnya M Raihan (14 bulan) dan Harun (57). Sementara itu, tiga penumpang lainnya mengalami luka dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau