Jalur selatan jawa

Guguran Material Bukit Hambat Penanganan Longsor di Cilacap

Kompas.com - 07/01/2013, 17:55 WIB

CILACAP, KOMPAS.com — Penanganan longsor di jalur selatan penghubung Cilacap, Jawa Tengah; dan Kota Banjar, Jawa Barat, di Desa Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, terkendala luruhan material dari bukit.

Jika hujan turun, maka tanah bagian atas di tebing luruh terbawa air hujan sehingga dikhawatirkan menimbulkan korban, baik dari pekerja maupun pengguna jalan.

Kepala Balai Pelaksana Teknis Dinas Bina Marga Wilayah Cilacap Edy Gunawan, Senin (7/1/2013), mengatakan, pihaknya sulit memperkirakan selesainya penanganan longsor di ruas tersebut. Kondisi hujan cukup riskan karena bisa saja menyebabkan longsor susulan dari bukit di selatan jalan raya.

"Kalau tidak hujan, bisa selesai Selasa besok. Tapi karena hujan terus terang, pekerjaan jadi tambah berat. Tidak bisa cepat karena harus hati-hati sekali. Sulit memprediksinya," ujarnya.

Saat ini para pekerja masih membuang sisa material longsoran yang menumpuk di bawah bahu jalan. Selain itu, untuk mengurangi dampak guguran tanah dari bukit, pihak BPT Bina Marga Cilacap juga membuat terasering pada bukit tersebut.

Tanah longsor di Bukit Tilu di jalur selatan Jateng pada Kamis (3/1/2013) malam mengakibatkan longsoran dengan panjang sekitar 100-200 meter di antara pabrik pengolahan kayu PT Waroeng Batok Industry dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Panulisan. Saat ini, material longsoran sudah dipinggirkan. Arus lalu lintas diatur secara darurat dengan sistem buka tutup.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau