Hindari Pohon Tumbang, Dua Bus Bertabrakan

Kompas.com - 08/01/2013, 14:13 WIB

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Lantaran menghindari pohon tumbang akibat angin kencang, dua bus bertabrakan di jalur lintas barat Sulawesi, tepatnya di Kilometer 40 Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (8/1/2013).

Rute kedua bus eksekutif yang bertabrakan itu masing-masing Makassar-Palu dan Pasang Kayu-Makassar. Akibat peristiwa itu, sopir salah satu bus tewas di tempat dan belasan penumpang terluka.

Menurut sejumlah saksi mata, peristiwa itu bermula saat bus Liman bertujuan Palu menghindari pohon tumbang yang melintang di tengah jalan. Tiba-tiba dari arah berlawanan, muncul bus Liman lain yang bertujuan Makassar dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak bisa dihindari.

Kecelakaan ini sempat membuat jalur lintas barat Sulawesi macet total. Kasat Lantas Polres Polewali Mandar Ajun Komisaris Jasman mengatakan, polisi masih mendalami penyebab kecelakaan. "Yang pasti, satu sopir meninggal dan puluhan penumpang mengalami luka-luka," tutur Jasman.

Kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk salah satu sopir bus yang selamat. Sementara itu para korban terluka tengah dirawat di Rumah Sakit Daerah Polewali Mandar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau