Badai Narelle Melewati Bali, Bangunan Roboh

Kompas.com - 09/01/2013, 20:43 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Angin kencang yang melanda Bali sejak tiga hari terakhir dipicu badai Narelle yang bergerak dari Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju ke perairan selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Munculnya tekanan rendah siklus tropis Narelle di perairan selatan Bali berdampak pada kecepatan angin yang mencapai 10-45 km per jam.

"Dampaknya potensi angin puting beliung, kalau hujan dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor," ujar Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG III Denpasar, Nyoman Suarta, di Denpasar, Rabu (09/01/2013) siang. Seperti diketahui, kecepatan angin dalam kondisi normal berkisar 10-30 km per jam.

Badai Narelle hari ini bergerak lambat dari barat daya NTB menuju sebelah barat Australia. Meski hanya melintasi Bali, dampak yang ditimbulkan badai Narelle dalam beberapa hari terakhir cukup mengkhawatirkan.

Tak hanya menumbangkan pohon, sejumlah bangunan pun roboh disapu angin kencang. Yang terparah terjadi di Desa Dangin Puri Kaja, Jalan Nangka, Denpasar, Rabu pagi tadi.

Sebuah tembok beton setinggi 3,5 meter dengan panjang 60 meter roboh dan menimpa 6 rumah, 8 sepeda motor, serta melukai 2 orang warga. BMKG mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada, khususnya jika beraktivitas di luar rumah.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau