Imbas Longsor, Antrean Kendaraan di Puncak Capai 3 Km

Kompas.com - 10/01/2013, 04:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Akibat longsoran yang terjadi di Jalan Moch Yamin, Puncak Cianjur, antrean kendaraan mengular hingga mendekati longsoran. Deretan kendaraan yang berjejer di sisi kanan jalan mencapai 3 kilometer. Antrean kendaraan dari arah Ciawi menuju Puncak Pass terlihat sejak tikungan sekitar Masjid At Taun.

Deretan kendaraan memanjang dari Puncak Pass hingga 20 meter menjelang lokasi longsoran yang berada di Km 88 Puncak Cianjur. Antrean kendaraan ini belum termasuk deretan kendaraan dari arah Cianjur menuju Puncak Pass.

"Antreannya sudah sejak sore setelah longsoran tadi. Tadi keadaan lalu lintasnya cukup kacau sebelum polisi datang," kata Arman, warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi lalu lintas berangsur membaik setelah kehadiran petugas lalu lintas di lokasi longsor. Banyak kendaraan yang memilih berbalik arah. Namun, sebagian besar kendaraan arah Cianjur memilih bertahan dan bermalam di sekitar Puncak. "Kami tunggu aja, mungkin pagi nanti perbaikan udah selesai," ujar Joko, sopir mobil boks yang ikut mengantre dan bermalam di dekat lokasi longsor.

Longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (9/1/2012). Dinding tembok setinggi 20-an meter beserta tanah dan bebatuan yang berada di sisi kanan jalan arah Cianjur runtuh dan menutup jalan hingga mencapai 100 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Perbaikan lintasan jalan sedang dikerjakan petugas Dinas PU Kabupaten Cianjur bersama Dinas PU Kabupaten Bogor. Dua backhoe dari kedua wilayah didukung satu unit alat berat dari Kementerian PU dikerahkan untuk membersihkan lintasan jalan dari material longsoran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau