Digugat Pailit, Batavia Tetap Ekspansi

Kompas.com - 10/01/2013, 23:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Operator maskapai penerbangan Batavia Air, PT Metro Batavia, bersiap menggelar ekspansi kendati menghadapi gugatan pailit dari perusahaan pembiayaan sewa pesawat, International Lease Finance Corporation (ILFC).  Perusahaan yang nyaris diakuisisi Air Asia ini menyiapkan sejumlah pembenahan di awal tahun ini.

Menurut Direktur Komersial Metro Batavia, Sukirno Sukarna, Batavia Air akan mendatangkan 12 pesawat Airbus A 320 dari Perancis. "Lima unit untuk menambah armada kami, sedangkan tujuh unit sisanya untuk peremajaan," ujar Sukirno kepada Kontan, Rabu (9/1/2013), yang enggan mengomentari soal gugatan pailit dari ILFC.

Pesawat tersebut akan datang secara bertahap mulai kuartal I 2013. Meski belum merinci berapa besaran biaya yang diinvestasikan, Sukirno mengatakan dananya berasal dari kas internal.

Tambahan 12 unit armada ini membuat total armada yang dioperasikan Batavia Air  bertambah menjadi 38 pesawat terbang beberapa jenis. Ragam itu terdiri dari 15 unit Boeing 737-300, 9 unit Boeing 737-400, 1 unit Boeing 737-500, 1 unit Airbus 321, 10 unit Airbus 320, dan 2 unit Airbus 330.

Ke depan, Batavia Air lebih memprioritaskan Airbus. Sebab, jenis ini lebih hemat bahan bakar, tetapi kapasitas angkutnya cukup besar. Tahun ini, Batavia Air hanya menargetkan bisa mengangkut sekitar 7 juta penumpang, lebih rendah dari tahun lalu yang sebanyak 8 juta penumpang. "Ini baru target awal dan kami akan mengusahakan penambahan armada lagi," katanya.

Sementara itu, target penumpang untuk tahun ini diturunkan karena Batavia sedang melakukan restrukturisasi rute-rute penerbangannya.  Untuk tahun ini, Batavia Air akan lebih fokus mengoptimalkan pengembangan pasar domestik, terutama untuk rute-rute di luar Jawa.

Untuk rute-rute internasional atau regional,  Batavia Air akan mengutamakan pengembangan rute-rute di kawasan Asia Pasifik. "Restrukturisasi rute kami lakukan untuk menyesuaikan kondisi pasar," ujarnya.

Hingga akhir November 2012, Batavia Air mengangkut sebanyak 6,75 juta penumpang dan diharapkan hingga tahun 2012 berakhir bisa  mencapai 7,25 juta penumpang. Sayang, Sukirno masih belum mau membuka data akhir penumpang Batavia Air sepanjang tahun 2012. (Ragil Nugroho/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau