Inspirasi "Rumah Besi" dari Osaka

Kompas.com - 11/01/2013, 13:11 WIB

KOMPAS.com - Rumah ini berada di atas tanah seluas 55,3 meter persegi. Namun, hanya 44 meter perseginya saja yang tertutup oleh bangunan.

Jumlah luas keseluruhan bangunan seluas 127,7 meter persegi ini berlokasi di wilayah padat penduduk di Osaka, Jepang. Rumah "Rooftecture OT2" karya firma arsitektur Shuhei Endo ini menyediakan tipe "agak berbeda" dari rumah-rumah lainnya untuk sepasang suami istri beserta ketiganya.

Pemilik rumah ini mulai menempati "rumah besi" mereka sejak proyek ini selesai pada September 2012 lalu. Hunian terletak di jantung Osaka ini dikelilingi gedung-gedung di ketiga sisinya. Satu-satunya bagian terbuka adalah bagian utara tepat di pinggir jalan yang sibuk.

Sang klien meminta fasad yang akan memungkinkan cahaya masuk ke dalam rumah, serta ventilasi yang cukup. Namun, sang klien juga meminta penutup eksterior agar privasi keluarganya terjamin.

Tak habis akal, Shuhei Endo membuat "kulit" logam bergelombang dan berlubang sebagai "pembungkus" rumah itu. "Pembungkus" ini menutupi rumah dari atap hingga ke bagian depannya.

Ternyata, solusi ini merupakan jawaban efektif bagi keinginan sang empunya rumah. Meski privasi terjaga, namun udara segar serta cahaya matahari dapat tetap masuk ke dalam rumah dengan lancar.

Kesan jauh berbeda

Sekilas, rumah ini tampak dingin dan keras. Namun, ketika sudah melangkah ke dalamnya, Anda akan mendapatkan kesan sangat jauh berbeda. Struktur rumah yang terbuat dari besi tidak tampak dari dalam rumah. Dinding dan langit-langitnya ditutup dengan penampang panel OSB.

Bukan hanya panel ini yang menarik. Bagian dalam rumah juga memiliki aksen kayu cedar dan lantai kayu berwarna coklat muda yang senada. Aksen ini memberikan sambutan hangat. Aksen kayu di dalam rumah ini benar-benar berkontras dengan bagian depan rumahnya.

Tak hanya itu. Rumah ini juga memiliki sebuah "atrium" di tengah-tengah rumah. Bagian langit-langit atrium ini memiliki skylight atau jendela yang dapat memberikan penyinaran pada siang hari.

Sementara itu, keunikan lain rumah ini juga ada pada interior dan lika-liku denahnya. Pada malam hari, jika satu area rumah tengah digunakan, cahayanya akan berpendar dan membentuk pola yang selalu berubah-ubah di dalam rumah. Menarik!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau