Tol Tangerang-Merak Banjir, Antrean Kendaraan Masih Mengular

Kompas.com - 11/01/2013, 14:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kemacetan di Tol Tangerang-Merak masih panjang. Kendaraan yang mengarah ke Merak mulai tak bisa bergerak di Kilometer 31 sampai Pintu Tol Balaraja Barat. "Info terkini yang didapatkan, kemacetan masih panjang mulai Km 31 sampai pintu keluar Balaraja Barat, tetapi bus dengan skala besar sudah bisa melintas sedikit-sedikit," kata Erika, petugas call center Jasa Marga Traffic, kepada Kompas.com pada Jumat (11/1/2013).

Kendaraan kecil seperti sedan masih tidak bisa melintasi jalan tol. Genangan air setinggi 70 sentimeter akan membuat kendaraan kecil mogok di tengah jalan, sedangkan jalur yang bisa digunakan hanya satu. Pengalihan kendaraan masih seperti kemarin. Pengendara harus keluar di Pintu Tol Balaraja Barat dan masuk di Pintu Tol Ciujung dari arah Jakarta menuju Merak.

Jika ingin menghindari kemacetan di Tol Balaraja Barat, pemilik kendaraan bisa keluar di Tol Cikupa untuk masuk lagi di Tol Ciujung. Dari arah Merak menuju Jakarta, kemacetan terjadi di Kilometer 62 sampai Pintu Tol Ciujung.

Kepadatan kendaraan belum terurai karena masih banyak yang mencoba bepergian ke arah Merak dari Jakarta atau sebaliknya. Sebelumnya, Tol Tangerang-Merak masih ditutup dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan karena luapan air di Sungai Ciujung. Akan tetapi sejak pagi tadi, kendaraan besar diuji coba untuk melewati jalur yang genangan airnya mulai surut.

Berita terkait baca:

BANJIR DI TOL JAKARTA-MERAK

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau