Basuki: Soal Monorel, yang Penting Tak Keluarkan Biaya

Kompas.com - 11/01/2013, 16:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama enggan mempermasalahkan konsorsium untuk melanjutkan proyek monorel. Baginya, yang terpenting adalah proyek tersebut kembali berjalan, dan tak membebani Pemerintah Provinsi DKI dalam hal pembiayaan.

"Kayaknya dilanjutkan ke perusahaan yang lama deh (PT Jakarta Monorel atau JM). Yang penting kami nggak keluarin biaya," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (11/1/2013).

Basuki menjelaskan, Pemprov DKI tidak mengeluarkan biaya apa pun, termasuk dalam pengadaan keretanya. Namun, beban yang harus ditanggung Pemprov adalah membayar sejumlah biaya jaminan, dan di satu sisi Basuki belum menyebutkan jaminan yang dimaksud.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, PT Adhi Karya mundur untuk melanjutkan proyek monorel di Ibu Kota. Kini tinggal PT JM yang berpeluang melanjutkan proyek tersebut. PT JM adalah konsorsium lama yang pernah menggarap proyek itu, tetapi proyek terhenti karena persoalan pendanaan.

Menurut Jokowi, PT JM berpeluang besar melanjutkan proyek tersebut. Jika sudah ada kepastian, maka Jokowi akan meminta proyek langsung dilaksanakan. Pengerjaan proyek oleh konsorsium lama memudahkan proses berikutnya. Desain monorel, katanya, mengacu pada desain lama yang pernah dikerjakan PT JM.

"Jika memilih konsorsium baru, lebih ribet prosesnya. Nanti proyeknya tidak akan selesai. Saya sudah menghitung itu. Semoga berikutnya akan berjalan lancar," kata Jokowi.

Saat ditanya soal kegagalan JM, Jokowi mengatakan bahwa hal ini tidak akan terjadi lagi. Sebab, PT JM telah memberi kepastian mengenai kekuatan pendanaan. Pada tahap awal, dia meminta PT JM membeli semua tiang monorel yang telanjur dibangun. Semua tiang itu kini menjadi aset PT Adhi Karya.

Berita terkait, baca:

100 HARI JOKOWI-BASUKI

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau