PAN dan PKS Dukung Soekarwo-Saifullah Yusuf

Kompas.com - 12/01/2013, 18:41 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinamika peta politik Jawa Timur menjelang Pilgub Agustus nanti terus bergerak dinamis. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) untuk memimpin Jatim 5 tahun ke depan.

Semalam hingga, Sabtu (12/1/2013) siang tadi, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dikabarkan mulai gerilya menghimpun dukungan kepada PAN dan PKS dalam forum formal maupun informal.

Ketua DPW PKS Jatim Hamy Wahjunianto dikonfirmasi membenarkan bahwa partainya akan mengusung Gus Ipul menjadi calon Wagub Jatim.

"Kursi PKS di DPRD Jatim hanya tujuh kursi, sehingga tidak mengusung calon gubernur. Nah, dalam posisi calon wakil gubernur kami memutuskan mengusung Gus Ipul," ujarnya.

Pihaknya tidak mempermasalahkan jika Gus Ipul digandeng Gubernur Jatim Soekarwo. Karena menurut dia, rapor pasangan tersebut dalam memimpin Jatim sejak 2008 cukup baik.

"SurveI internal kami juga pernah menyatakan bahwa keduanya masih layak menjadi pemimpin di Jatim," tambahnya.

Skema pasangan Karsa jilid II juga didukung oleh PAN. Dukungan itu disampaikan usai sejumlah pengurus PAN menggelar pertemuan tertutup semalam di Kantor DPW PAN Jatim di kawasan Dinoyo Surabaya.

Dukungan PAN dan PKS menambah jumlah partai pendukung pasangan Karsa jilid II. Sebelumnya, sejumlah partai besar seperti Partai Demokrat, Golkar, Hanura, dan Partai Gerindra menyatakan dukungan yang sama, bahkan 22 partai non parlemen dikabarkan juga mendukung Karsa Jilid II.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau